Menyayangi Anak dan Menciuminya


عن أنس بن مالك ـ رضي الله عنه ـ قال : أََخَذَ النَبٍي ـ صلى الله عليه وسلم ـ إبراهيم ، فَقَبَّلَهُ وشمَّهُ    رواه البخاري..
dakwatuna.com – Dari Anas bin Malik RA berkata: Rasulullah saw menggendong Ibrahim dan menciuminya. (HR. Al Bukhari)

Ibnu Al Baththal berkata:
يَجوزُ تَقْبِيلَ الوَلَدِ الصغيرِ في كلِّ عَضُّو مِنْهُ ،وكذا الكبيرُ عند أكْثَرُِ العُلَماءِ ، مَالَ لَمْ يَكُنْ عَوْرِةُ ، فلا تُقَبِِلُ عورة الوَلَدِ
Diperbolehkan mencium anak kecil, di semua anggota badannya. Demikian juga orang dewasa –menurut mayoritas ulama-, kecuali auratnya. Maka tidak boleh hukumnya mencium aurat anak.
أخذ النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ إبراهيم
Rasulullah mengambil anaknya –Ibrahim- dari ibunya Mariyah Al Qibthiyah,
فَقَبَّلَه Mencium dengan mulutnya, وَشَمَّهُ mencium dengan hidungnya, sepertinya ia adalah   ُ رِيحانَة:  pengharumnya
Anak-anak itu diciumi serasa parfum – sepertinya. Rasulullah saw menerangkan dua cucunya Al Hasan dan Al Husain, dua putra Fatimah dengan kalimat:
هما ريحانتاي من الدنيا  Keduanya adalah keharumanku di dunia. (HR Al Bukhari dari Ibnu Umar RA)
Kalimat, ريحانتاي من الدنيا berarti bagian parfum duniawiku.
Itulah ciuman yang Rasulullah saw lakukan kepada cucunya, menunjukkan cinta dan kasih sayangnya.
Hadits ini menunjukkan cinta anak dan menciumnya.
2 ـ   عن أبي هريرة ـ رضي الله عنه ـ قال : قبل رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ الحسن بن عليّ ، وعنده ـ الأقرع بن حابس التميمي ، جالساً ، فقال الأقرع : إن لي عشرة من الولد ما قبلت منهم أحداً ، فنظر إليه رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ ، ثم قال : ” من لا يرحم لا يرحم “  .رواه البخاري .
Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah saw menciumi Al Hasan bin Ali, di hadapan Al Aqra’ bin Habis At Tamimiy yang sedang duduk. Lalu Al Aqra’ berkata: Sesungguhnya aku memiliki sepuluh anak, dan aku belum pernah menciumi seorang pun. Lalu Rasulullah saw memandanginya dan bersabda: “Barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayangi” (HR. Al Bukhari)
Penjelasan:
Rasulullah saw mencium Al Hasan bin Ali RA Putra Fathimah RA.
Al Hasan lahir pada tahun 2 (dua) Hijriyah.
Ketika itu Al Aqra’bin Habis At Tamimiy sedang duduk berada di hadapan Rasulullah saw. Ia seorang muallaf, sehingga Islamnya menjadi baik.
Rasulullah saw melihatnya dengan pandangan yang kurang menyenangkan karena ia tidak pernah mencium anaknya.
Kemudian Rasulullah saw bersabda, untuk merubah sikapnya terhadap anak-anaknya, sehingga anaknya merasakan kasih sayangnya dengan menciuminya.
من لا يرحم لا يرحم Barang siapa yang tidak menyayangi maka ia tidak disayangi.
من لا يرحم لا يرحم Huruf ya pertama di baca fathah dan ya’ kedua dibaca dhammah. Boleh juga kedua ya’ dibaca rafa’ (huruf mim dibaca dhammah) dengan menstatuskan kata  “Man” sebagai isim Maushul. Atau keduanya dibaca jazm (mim dibaca sukun/mati) dan kata Man berstatus syarat. Namun pada umumnya para rawi membacanya dengan rafa’.
Jawaban Rasulullah kepada Al Aqra menunjukkan bahwa mencium anak itu bertujuan untuk menunjukkan kasih sayang dan perhatian, bukan kelezatan atau syahwat.
Kata “rahmat” kasih sayang dari sesama makhluk adalah kelembutan hati yang membuat seseorang memuliakan,  dan ihsan (berbuat baik). Rahmat dari sesama makhluk adalah termasuk dalam amal shalih, sedangkan rahmat dari Allah swt adalah balasan atas amal shalih yang dilakukan.
Sesungguhnya orang yang berfikir dan bersemangat untuk membuat kebaikan pada dirinya sendiri akan berusaha agar rasa kasih sayang itu menjadi akhlaq dan kepribadiannya, agar mendapatkan rahmat Allah dan kasih sayang sesama manusia. Barang siapa yang menyayangi ia akan disayangi, dan sebaliknya; barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak disayangi.
Dari hadits di atas dapat disimpulkan antara lain:
  1. Masyru’iyyah (disyariatkannya) mencium anak, dan hal ini adalah sunnah Nabi yang mulia.
  2. Orang yang tidak menyayangi sesama manusia dan makhluk hidup lainnya akan terhalang dari rahmat Allah, dan kasih sayang sesama manusia. Karena balasan itu serupa dengan amalnya.
  3. Orang yang menyayangi orang lain mendapatkan keberuntungan rahmat Allah dan kasih sayang sesama manusia yang akan menjadi penolong di kala sempit dan pembela pada saat yang dibutuhkan.

6:56 AM | Posted in , | Read More »

KMD Nasional Pramuka Indonesia



LEMDIKANAS, CIBUBUR, 14 - 20 FEBRUARI 2011

KUOTA MAKSIMAL YAITU 100 ORANG

BAGI PESERTA YANG BERASAL DARI LUAR JAKARTA DAN DEPOK PENGINAPAN DAPAT DIMULAI HARI MINGGU TANGGAL13 MALAM, KONSUMSI MULAI SENIN SIANG TANGGAL 14 FEBRUARI 2011
CP : FAUZI NAHDI (081318576427), MASUD (021-68890260), H. UNTUNG (08161657171)

10:53 AM | Posted in , | Read More »

Outbond Ceria SDIT



Outbound merupakan kegiatan pembelajaran di luar ruang agar para peserta terpacu untuk menemukan ide-ide kreatif dan mampu berpikir out of the box. kegiatan rutin ini dilakukan setelah ulangan semester SDIT Ash Shohwah Tanjung Redeb ini, selain outbound juga kegiatan Kemping, Istighosah.
Kegiatan outbound sendiri bertujuan menumbuhkan dan menciptakan suasana saling mendorong, mendukung serta memotivasi dalam sebuah kelompok. Selain mengembangkan kemampuan apresiasi atau kreativitas dan penghargaan terhadap perbedaan dalam sebuah kelompok juga memberikan kontribusi memupuk jiwa kepemimpinan, kemandirian, keberanian, percaya diri, tanggung jawab dan empati yang merupakan nilai dasar yang harus dimiliki setiap orang. Yang diterjemahkan melalui experiential learning yang akan memberikan pengalaman langsung kepada peserta pelatihan dengan simulasi permainan. Peserta langsung merasakan sukses dan gagal dalam pelaksanaan tugas..
SDIT Ash Shohwah Pintar, Cerdas, Ceria, Allahu Akbar......


10:49 AM | Posted in , , | Read More »

Orasi Peduli Palestina



Ratusan siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ash Shohwah Tanjung Redeb dan Sejumlah guru melakukan orasi menentang agresi militer Israel atas Palestina. dengan yel-yel bebaskan Palestina dan hancurkan Israel.Meski kami kecil, kami ingin membantu kalian”. Demikian seruan salah seorang siswa kelas IV SDIT Ash Shohwah saat melakukan orasi untuk anak-anak Palestina yang digelar di halaman sekolah serta berjalan kaki sejauh lima kilo meter pada hari Jum 'at 04 Juni 2010 serta menyatakan keprihatinan atas penderitaan Bangsa Palestina yang telah menjadi korban serangan Israel,” katanya.
Aksi ini adalah aksi pertama yang dilakukan di Tanjung Redeb, pasca tragedi mavi marmara yang terjadi pada dini hari 31 mei 2010.

Orasi yang dilakukan siswa dan siswi SDIT Ash Shohwah yg melambaikan bendera Palestina berjalan damai, dan penuh semangat.

10:46 AM | Posted in , , | Read More »

TKIT Ash-Shohwah



TKIT Ash-Shohwah telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan Wilayah Dinas Pendidikan Kab. Berau silahkan klik link berikut 

10:23 AM | Posted in , | Read More »

Profil SDIT Ash-Shohwah


Memiliki anak – anak yang shaleh dan shalehah adalah dambaan bagi setiap keluarga muslim. Untuk mewujudkan harapan tersebut, banyak hal yang harus dipersiapkan oleh setiap orang tua. Diantaranya adalah peran dan tanggung jawab orangtua dalam memilih pendidikan formal bagi anak – anaknya sesuai dengan Metodologi Syari’ah Islam.

Di sisi lain, putra dan putri kita harus menghadapi dan hidup ditengah derasnya arus globalisasi, demoralisasi dan sekulerisasi. Hal ini dapat menimbulkan munculnya problematika hidup yang sangat kompleks dan saling terkait.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka Yayasan Ash Shohwah mendirikan Lembaga Pendidikan Tingkat Dasar ( Sekolah Dasar Islam Terpadu), guna memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, bangsa dan agama dalam mencetak kader – kadernya yang sanggup menghadapi kondisi yang sedang atau akan terjadi di masa yang akan datang.

Sekolah dasar Islam terpadu Ash Shohwah Tanjung Redeb adalah lembaga yang menyelenggarakan pendidikan berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diperkaya dengan sistem pendekatan Islami melalui pengintegrasian antara Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum, melalui peran serta sekolah, orangtua dan masyarakat serta memaksimalkan ketiga Aspek Pendidikan (Kognitif, Afektif, Psikomotorik) secara seimbang dan profesional.

TUJUAN
SDIT Ash Shohwah bertujuan membentuk siswa dan siswi yang memiliki
1. Pengetahuan, sikap dan keterampilan dasar sehingga mampu untuk melanjutkanpendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
2. Akhlaq dan kepribadian yang sesuai dengan nilai – nilai Islam.
3. Bersikap mandiri dan mampu menyesuaikan diri dalam hidup bersama di tengah –tengah keluarga dan masyarakat.

KURIKULUM
Guna merealisasikan tujuan tersebut, kami menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) serta ditambah dengan paket pendidikan yang meliputi :
1. Pendidikan Al – Quran :
2. Tilawah dengan metode Qiro’ati
3. Tahfizh dengan metode setor dan takrir
4. Pendidikan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris
5. Kepanduan, kempemimpinan dan komunikasi
6. Computer
7. Bela diri

SDIT Ash Shohwah Juga mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi yang saat ini dicanangkan pemerintah dalam sistem pendidikan nasional.

SISTEM BELAJAR
Kegiatan dan mengajar menggunakan sistem siswa aktif serta mengembangkan daya kreasi siswa.
Selama belajar sangat ditekankan aplikasi nilai – nilai Islami dengan metode pendekatan keteladanan dari para pendidik.
Setiap hari belajar siswa dibimbing untuk :
1. Sholat berjama’ah
2. Menerapkan akhlaq Islami

WAKTU BELAJAR
Kelas I dan II : 07.15 sampai 14.30
Kelas III s/d VI : 07.15 sampai 16.00


TENAGA PENDIDIK
Sekolah Dasar Islam Terpadu Ash Shohwah di didik oleh para pendidik yang berpengalaman.

10:06 AM | Posted in , | Read More »

Penerimaan Siswa Baru SMPIT 2011/2012


ALHAMDULILLAH
SMPIT ASH-SHOHWAH segera dibuka
dan menerima siswa baru tahun ajaran 2011/2012
Insya Allah akan segera di launching pada tanggal 12 Maret 2011
Mohon doa restu dan dukungannya.

8:49 AM | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Commented

Recently Added